Kamis, 03 Oktober 2019

Buku Rekayasa Hidrologi

Sejarah singkat Hidrologi

Sekitar tahun 1000 SM, Homer dalam bukunya berjudul Hiad menceritakan bahwa dia menemukan mengenai darimana berasalnya air. Dalam konsepnya ia meyakini bahwa ada tampungan yang sangat besar yang menyuplai air di sungai, danau, laut juga termasuk mata air. Lalu 350 tahun kemudian yakni 650 SM hal serupa diceritakan juga oleh Thales. Kemudian Aristoteles tahun 483 SM, dan Plato pada tahun 427 SM. Sementara Hidrologi praktis mulai dipelajari tahun 1608 oleh Pierre Perrault. ia melakukan pengukuran hujan selama 3 tahun dan pengukuran limpasan aliran sugnai Seine. Sementara Marcus Virturius menemukan konsep infiltrasi pada tahun 1452 M. Ia berhhipotesis bahwa hujan dan salju yang jatuh di bumi terinfiltrasi ke bumi lalu mengalir di dataran rendah dan muncul sebagai mata air. Setelah itu, tahun 1509 Pallisy dan Leonardo Da Vinci mengembangkan konsep hidrologi dan terus berkembang hingga sekarang.


Pengertian Hidrologi

Hidrologi merupakan ilmu sains yang mempelajari mengenai air meliputi proses munculnya air dan pergerakannya di bumi atau dikenal dengan siklus hidrologi. Ilmu Hidrologi dibagi menjadi 3 yaitu Potamology (sungai), Cryology (salju), dan Limnology (danau).

Jumlah air di bumi ini sekitar 1.400 x 10^6 km kubik (Limantara, 2010).  Terdiri dari :
Air laut 97%
Air tawar 3 % :  a)  Salju/es 75%
                          b) Groundwater 24%

                          c) Air danau 0,3%
                          d) Butir-butirdaerah tak jenuh
                          e) Embun, kabut, awan
                          f)  Air sungai 0,03%



Siklus Hidrologi 


Air laut menguap (evaporasi) --> terjadi awan (kondensasi) --> awan bergerak berpindah angin --> karena sebuah proses maka terjadilah hujan (transpirasi) juga salju --> terjadi limpasan air (runoff) --> sebagian limpasan diserap kedalam tanah (infiltrasi untuk lap. tak jenuh, dan perkolasi untuk lap. jenuh), sebagian mengalir menuju sungai/laut. Dan balik lagi ke evaporasi, begitu seterusnya.

(bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halo, kembali lagi di blog saya setiah sekian lama. Jadi inget si ibu legend yang diwawancara salah satu stasiun tv, 'masih hidup lu, ka...