Sejarah singkat Hidrologi
Sekitar tahun 1000 SM, Homer dalam bukunya berjudul Hiad menceritakan bahwa dia menemukan mengenai darimana berasalnya air. Dalam konsepnya ia meyakini bahwa ada tampungan yang sangat besar yang menyuplai air di sungai, danau, laut juga termasuk mata air. Lalu 350 tahun kemudian yakni 650 SM hal serupa diceritakan juga oleh Thales. Kemudian Aristoteles tahun 483 SM, dan Plato pada tahun 427 SM. Sementara Hidrologi praktis mulai dipelajari tahun 1608 oleh Pierre Perrault. ia melakukan pengukuran hujan selama 3 tahun dan pengukuran limpasan aliran sugnai Seine. Sementara Marcus Virturius menemukan konsep infiltrasi pada tahun 1452 M. Ia berhhipotesis bahwa hujan dan salju yang jatuh di bumi terinfiltrasi ke bumi lalu mengalir di dataran rendah dan muncul sebagai mata air. Setelah itu, tahun 1509 Pallisy dan Leonardo Da Vinci mengembangkan konsep hidrologi dan terus berkembang hingga sekarang.
Pengertian Hidrologi
Hidrologi merupakan ilmu sains yang mempelajari mengenai air meliputi proses munculnya air dan pergerakannya di bumi atau dikenal dengan siklus hidrologi. Ilmu Hidrologi dibagi menjadi 3 yaitu Potamology (sungai), Cryology (salju), dan Limnology (danau).
Jumlah air di bumi ini sekitar 1.400 x 10^6 km kubik (Limantara, 2010). Terdiri dari :Air laut 97%
Air tawar 3 % : a) Salju/es 75%
b) Groundwater 24%
c) Air danau 0,3%
d) Butir-butirdaerah tak jenuh
e) Embun, kabut, awan
f) Air sungai 0,03%
Siklus Hidrologi
(bersambung)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar